![]() |
| PAC IPNU-IPPNU Sliyeg |
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mengadakan Workshop Relief Alumunium yang dibingkai dengan acara Kedakar-kedukur Karo Batur pada peringatan harlah IPNU ke 66.
Acara peringatan hari jadi IPNU tersebut dilaksanakan pada hari Ahad (23/2). Sedangkan harlah IPNU jatuh pada tanggal 24 Februari. Kendatipun demikian, PAC IPNU-IPPNU Sliyeg bukan tanpa alasan menggelar acara sehari sebelumnya. Ketua PAC IPNU Sliyeg, Busthomi Afif menuturkan bahwa tujuan digelarnya acara harlah IPNU sehari sebelum tanggal adalah agar kader-kader Sliyeg yang notabenenya merupakan siswa dan mahasiswa dapat terlibat dalam acara tersebut.
Acara ini bertujuan agar kader-kader IPNU-IPPNU, khususnya di Kecamatan Sliyeg, mampu mengepakkan sayapnya bukan hanya pada intelektualitas, spiritualitas dan moralitas, tetapi juga mampu mengaktualisasikan nilai-nilai kesenian. Busthomi juga menambahkan, Kegiatan workshop ini baru pertama kali dilaksanakan oleh kami sebagai formula baru untuk mendapatkan esensi dan output yang lebih pada sebuah peringatan.
Acara yang digelar di MTs Darul Maarif Desa Sleman ini diikuti oleh 20 pelajar NU Kecamatan Sliyeg dan kedatangan Ketua Organisasi Pimpinan Pusat IPNU, Rekan Hasan Malawi.
![]() |
| Rekan Hasan Malawi (Ketua Organisasi PP IPNU) |
Dalam sambutannya Gus Hasan sapaan akrbanya menyampaikan, Organisasi bukan hanya ruang-ruang formalistik, tidak melulu soal MAKESTA, LAKMUD, LAKUT, KONFERCAB dan lain sebagainya. Tetapi pikiran kita harus jernih juga, 66 tahun harus di inisiasi dengan hal-hal demikian, ujarnya.
Rekan Hasan Malawi juga mengungkapkan bahwa sepengalamannya aktif di IPNU, ia baru pertama kali menghadiri kegiatan kreatif yang dilaksanakan oleh kepengurusan IPNU.
Sahabat Muzayin Harist, Demisioner Ketua Umum Pimpinan Cabang PMII Kabupaten Cirebon yang juga sebagai tuan rumah sekaligus Pembina PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Sliyeg menyambut baik kegiatan ini.“Acara ini adalah pengobat, salah satu ikhtiar bagaimana pemuda NU menjadi berkualitas, unggul, dan dapat menjawab tantangan zaman, revolusi industri 4.0, menhadapi bonus demografi di tahun 2045, ujarnya.
![]() |
| Peserta Workshop bersama Miftahudin |
![]() |
| Relief Logo IPNU |
Workshop atau pelatihan membuat karya seni rupa relief alumunium ini dimotori oleh Miftahudin atau lebih akrab disapa Kang Emik. Dia merupakan aktivis kesenian asal Tegal Gubug (Cirebon) dan aktif di Lesbumi Kabupaten Cirebon. Melalui kegiatan ini, Kang Emik berusaha membagi ilmunya kepada para pelajar NU Sliyeg atas karya-karya fenomenal yang ia ciptakan.
Kreativitas adalah modal terakhir bagi seorang manusia untuk membangun sebuah kesejahteraan bagi diri, keluarga, sahabat, bangsa dan negara, pungkas Kang Emik (23/2).
#harlahipnu #harlahipnu66 #24feb #salampelajar #salamberjuta #belajarberjuangbertaqwa




Komentar
Posting Komentar